Skip to main content

ASUS ExpertBook B3000: Laptop Detachable dan Terfleksibel Untuk Dosen


Akhirnya,
ASUS mengeluarkan produk terbaru dan menjadi yang pertama di Indonesia mengusung konsep laptop Detachable dengan Qualcomm Snapdragon 7c Gen2. Qualcomm Snapdragon 7C Gen 2 Compute Platform merupakan prosesor yang menggunakan arsitektur ARM yang dikenal sangat hemat daya sehingga dapat menemani penggunanya seharian. 


ExpertBook B3000 ini memberikan pengalaman mobile karena  daya tahan baterai yang panjang hingga 21 jam serta dilengkapi fitur dan konektivitas yang lengkap. ASUS ExpertBook B3000 adalah laptop modern yang mementingkan  mobilitas. Kalau kata  Jimmy Lin, ASUS Regional Director, Southeast Asia, “ExpertBook B3000 tidak hanya memiliki desain detachable yang fleksibel, tetapi juga desain yang ringkas dan ringan, serta memiliki daya tahan baterai yang panjang. Fitur tersebut menjadikan laptop ini perangkat yang tepat untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi.”


Saya merasa beruntung bisa hadir di acara Expertbook B3000 Detachable Gathering Medan bersama teman-teman Blogger Medan yang diadakan Jumat (9/12/2022) yang lalu di Hotel Grand Mercure, Medan. Bukan cuma mendengarkan pemaparan tapi juga mencoba  kecanggiihan si B3000 ini. 


Sebagai dosen dan sudah merasakan langsung kehebatan si B3000 ini, saya sangat senang ASUS menghadirkan laptop portable dengan mobilitas tinggi ini. Kalau sudah punya ini tidak perlu ke kampus atau melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi membawa laptop yang berat ditambah keriwehan charger yang perlu disambung ke sumber daya setiap waktu. Presentasi materi kuliah pun jadi lebih asyik karena sistem operasi terbarunya yaitu Windows 11  memungkinkan ExpertBook B3000 untuk dapat menjalankan berbagai aplikasi penunjang produktivitas sehari-hari sehingga memastikan aktivitas penggunanya dapat berjalan tanpa kendala. Btw, laptop portable rasa tablet ini juga merupakan laptop yang bagus untuk mahasiswa dan merupakan laptop bisnis terbaik. 

Harga Expertbook B3000 ini cuma 7 jutaan tapi sudah dilengkap Keyboard ExpertBoard  sistem magnet yang mudah untuk dipasang dan dilepas. Keyboard tersebut juga dirancang nyaman untuk digunakan dengan key travel 1,5 mm. Sementara di bagian belakang bodinya terdapat ExpertStand cover yang berfungsi sebagai pelindung sekaligus dudukan agar ExpertBook B3000 dapat digunakan layaknya sebuah laptop. Menariknya, ExpertStand cover memiliki dua mode dudukan yang memungkinkan ExpertBook B3000 dapat digunakan secara vertikal maupun horizontal.


Kita juga dimanjakan oleh penggunaan  layar sentuh (touchscreen) yang memudahkan kita melakukan navigasi saat digunakan sebagai tablet. Melengkapi fitur layar sentuhnya adalah sebuah stylus yang dapat disimpan langsung di kompartemen khusus pada bodi ExpertBook B3000. Saat disimpan di kompartemennya, stylus otomatis melakukan pengisian daya. Pengisian dayanya juga sangat cepat yaitu hanya butuh 15 detik untuk penggunaan selama 45 menit.


ASUS mengklaim bahwa Expertbook B3000 ini sangat aman untuk kesehatan. Sebagai dosen yang biasanya punya mobilitas tinggi bekerja dengan laptop sudah pasti tidak ingin merasakan efek buruknya, seperti mata lelah atau rusak atau yang lainnya. ExpertBook B3000 hadir dengan layar sentuh 16:10 (1920 x 1200) dan telah tersertifikasi low blue light  oleh TÜV Rheinland. Artinya, layar ExpertBook B3000 memiliki emisi radiasi cahaya biru yang minim sehingga tidak merusak kesehatan mata dalam jangka waktu panjang. 


Keyboard ExpertBoard di ExpertBook B3000 juga telah dilindungi oleh ASUS Antibacterial Guard, yaitu lapisan pelindung berbahan khusus yang dapat menghambat pertumbuhan berbagai bakteri berbahaya hingga 99% dalam waktu 24 jam. ASUS Antibacterial Guard telah diakui secara internasional dan tersertifikasi ISO 22196. ASUS Antibacterial Guard memastikan ExpertBoard yang merupakan bagian yang paling banyak disentuh oleh pengguna ExpertBook B3000 untuk dapat selalu steril dan tidak menjadi sarang bakteri berbahaya.


Expertbook B3000 ini juga memiliki program ASUS Expert Warranty yang  hadir dengan keuntungan utama yaitu tanggungan 80% biaya spare-part untuk kerusakan akibat kelalaian pengguna satu kali di tahun pertama. Melalui program ASUS Expert Warranty, pengguna ExpertBook B3000 dapat lebih terlindungi dari kemungkinan terjadinya kerusakan yang tidak disengaja.


Berikut saya tuliskan main spec Expertbook B3000. 


CPU :Qualcomm® Snapdragon™ 7c Gen 2 (1MB L3 Cache, up to 2.55GHz, 8 cores)
Operating System: Windows 11 Home in S Mode
Memory: 8G LPDDR4X on board
Storage: 128G eMMC
Display: 10.5-inch, WUXGA (1920 x 1200) 16:10 60Hz, touchscreen, Wide view, Glossy display, LED Backlit, 320nits, sRGB 121%
Graphics: Qualcomm® Adreno™ GPU 618
Input/Output: 1x USB 3.2 Gen 1 Type-C support display + power delivery
1x 3.5mm Combo Audio Jack
Connectivity: Wi-Fi 5(802.11ac) (Dual band) 2*2, Bluetooth 5.1
Camera: 5.0 MP front-facing camera. 13.0 MP world-facing camera
Audio: Built-in speaker, Built-in array microphone
Battery: 38WHrs, 2S1P, 2-cell Li-ion
Dimension: 26.03 x 17.21 x 0.89 ~ 0.90 cm
Weight: 590 gram
Warranty: 1 tahun garansi internasional + ASUS Expert Warranty

 

Comments

Popular posts from this blog

It's Not About Shoes

It's not about shoes. It's about tomorrow's journey and the days to come. Which is happier to walk with a map and a well-thought-out plan or to keep walking in the footsteps of the wind and water currents? I chose the former even though the obstacles that came were not just one. Even though my traveling companions would occasionally disagree with me. Even though my plans and dreams are not just about me. In my backpack, in the notes of my heart, there are so many happy hopes and dreams. Happiness for myself, my love, my children, family, and of course my parents. ::: 160322, in a small note ::: 📸 : @fitri_rinai

Kenzo: Rumah Ternyaman untuk Bekerja dan Menghasilkan Cuan!

Oleh: Fitri Amaliyah Batubara Pasca Covid 19, bekerja dan menghasilkan cuan dari rumah masih menjadi kebiasaan yang dilakukan oleh kebanyakan masyarakat Indonesia, termasuk di Medan. Content creator, digital marketers, entrepreneur , dan profesi lainnya asyik-asyik saja jika dilakukan dari atau di rumah. Penghasilan yang didapat juga tidak kalah dengan yang work from office . Namun, tidak bisa dipungkiri, bekerja dari rumah tentu menuntut kondisi lingkungan rumah yang nyaman dan tenang.  Sebagai seorang dosen, asesor, entrepreneur, dan juga blogger, saya pribadi sangat mengidam-idamkan rumah nyaman untuk mendukung pekerjaan saya yang terkadang harus work from home . Memiliki rumah dengan konsep yang mendukung kegiatan WFH seperti Kenzo, Givency One by Wiraland rasanya memang menjadi salah satu pilihan terbaik buat saya ataupun Anda. Penasaran dengan konsep yang diusung oleh Wiraland pada tipe rumah Kenzo, Givency One ? Jangan lupa segera siapkan budget Anda unt

Tentang 3 Nikmat

Tidak sepintar dan sehebat Ibnu Sina hingga dijuluki Bapak Pengobatan Modern dan menghasilkan banyak tulisan bermutu dan menyejarah. Tidak serajin dan seulet Abu Musa Jabir bin Hayyan yang di dunia Barat dikenal dengan nama Geber sehingga ia menjadi perintis hukum perbandingan tetap. Saya pun masih jauh dari kepiawaian Sapardi Djoko Damono dalam meramu kata hingga menjadi syair-syair yang begitu lekat di hati pembaca. Belum sebijak Anda yang membaca tulisan ini dalam memahami dan menyikapi banyak hal dalam hidup. Saya masih jauh dari semuanya dan perlu banyak belajar untuk bisa sampai ke sana. Saya menyimpulkan ada 3 hal yang menjadi senjata sosok-sosok di atas hingga mereka bisa hebat di bidangnya masing-masing, yaitu belajar, membaca, dan menulis. Saya sebut ketiganya adalah nikmat hidup terbesar dalam hidup seseorang. Ketiganya membuat seseorang ada, jadi dan ke mana-mana. Ada sepanjang sejarah, menjadi pengukir sejarah, dan mengantarkan langkah hingga ke mana-mana. Ketiganya menjad